- Advertisement -spot_img
HomeBeranda PeristiwaPuluhan Orang di Jember Keracunan, Diduga Usai Santap Makanan Hajatan Kematian

Puluhan Orang di Jember Keracunan, Diduga Usai Santap Makanan Hajatan Kematian

- Advertisement -spot_img

Jember Puluhan orang di Dusun Tutul, Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, terpaksa dilarikan ke puskesmas. Mereka diduga keracunan makanan, dari hajatan 40 hari meninggalnya salah satu warga setempat.

Menurut Kapolsek Ambulu AKP Ma’ruf, pada hari Sabtu tanggal 8 April 2023 sekitar pukul 16.00 WIB, sekitar 60 tetangga diundang untuk hajatan 40 hari meninggalnya salah satu keluarga.

“Informasi yang kita terima warga yang diundang itu sekitar 60 orang,” jelas Ma’ruf, saat dihubungi berandabaca.com melalui Hpnya, Minggu 9 April 2023.

Setelah hajatan selesai, seluruh undangan diberi hidangan Soto dan Berkatan untuk dibawa pulang.

Namun pada hari Minggu 9 April 2023 dinihari, mendadak banyak orang yang dilarikan ke puskesmas. “Mereka mengeluhkan sesak dan diare. Kemungkinan karena keracunan makanan,” jelas Ma’ruf.

Menurut Ma’ruf, data yang masuk ke pihaknya ada sekitar 32 orang yang dirawat ke puskesmas. Namun Ma’ruf menduga, mereka keracunan bukan karena Soto yang disantap saat di lokasi. Melainkan karena makanan yang ada pada Berkatan.

“Karena kalau memang keracunan dari Soto, tentu yang keracunan akan lebih banyak,” katanya.

Ma’ruf menjelaskan, bahwa makanan dalam Berkatan itu ada beberapa jenis kue dan masakan ayam. “Kita menduga, makanan yang beracun ini berasal dari bumbu ayam itu,” jelasnya.

Namun guna mengetahui penyebab pasti keracunan itu, pihaknya mengamankan sejumlah sampel makanan. “Sampelnya akan kita kirimkan ke Lapfor,” tegas Ma’ruf.

Selain itu, pihaknya juga akan meninta keterangan sejumlah saksi termasuk tuan rumah yang menggelar hajatan. “Untuk tuan rumah hajatan juga akan kita mintai keterangan. Tapi untuk sementara belum bisa, karena yang bersangkutan juga dilarikan ke puskesmas,” ungkap Ma’ruf.

Untungnya, puluhan orang yang keracunan itu tidak sampai mengalami gejala yang parah. Bahkan menurut Ma’ruf, sebagian besar sudah dipulangkan. “Tadi jam satu siang sebagian besar sudah dipulangkan. Tinggal beberapa orang lagi masih dirawat dan belum saya data lagi,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
Must Read
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

uluslararası nakliyat uluslararası evden eve nakliyat uluslararası nakliyat uluslararası evden eve nakliyat ev depolama ev eşyası depolama istanbul eşya depolama yurtdışı kargo uluslararası kargo firmaları uluslararası kargo taşımacılığı uluslararası ev taşıma uluslararası eşya taşımacılığı uluslararası ev taşıma uluslararası nakliyat uluslararası evden eve nakliyat
porn