- Advertisement -spot_img
HomeBeranda Hukum & KriminalIbu yang Gorok Anak Kandung di Jember Kritis, Alami Luka Parah di...

Ibu yang Gorok Anak Kandung di Jember Kritis, Alami Luka Parah di Leher

- Advertisement -spot_img

Jember Satreskrim Polres Jember masih terus mendalami kasus Maimunah (46) warga Dusun Sumberlanas Barat, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Jember, yang menggorok anak kandungnya Nj (6) hingga tewas.

Saat ini, polisi sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Diantaranya suami Maimunah yakni Muhammad Shaleh (56), tetangga dan juga keluarga. Sementara Maimunah hingga saat ini masih belum bisa dimintai keterangan.

Menurut Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jember Iptu Dyah Vitasari, Maimunah saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSD dr Soebandi Jember. Kondisinya kritis akibat luka cukup parah di leher.

“Kondisi (Maimunah) masih kritis, tidak sadarkan diri. Luka gorok sepanjang 13 centimeter di bagian leher,” kata Dyah, saat dihubungi melalui sambungan handphonenya, Jumat 9 Juni 2023. Luka itu disebabkan saat Maimunah mencoba bunuh diri dengan cara menyayatkan pisau ke lehernya. Pisau itu juga digunakan Maimunah untuk menggorok leher anak perempuannya hingga tewas.

Lebih jauh Dyah belum berani memastikan apakah aksi sadis yang dilakukan Maimunah karena gangguan kejiwaan atau faktor yang lain. “Kita tunggu kondisi pelaku stabil dulu untuk kita mintai keterangan,” tegas Dyah.

Sementara Kepala Desa Harjomulyo, Kartono mengatakan pihaknya juga kaget ketika Maimunah melakukan pembunuhan terhadap anaknya. Sebab, anak kandungnya itu merupakan anak yang paling disayang.

“Dia anaknya tiga, yang dibunuh ini anak bungsu, yang dua sudah menikah semua,” kata Kartono saat dihubungi via telpon.

Menurut dia, pada malam harinya, semua permintaan anak untuk membeli jajan selalu dipenuhi. Bahkan, pada waktu maghrib, Maimunah masih mengantarkan anaknya membeli jajan di warung sekitar rumah.

Tak hanya itu, pada malam harinya, Maimunah juga sudah menyiapkan sayur untuk dimakan besok. Harapannya, besok ketika sang suami hendak berangkat bekerja, dia sudah langsung memasak.

“Kami kaget ketika ada kabar pembunuhan itu, karena tidak ada tanda tanda kesurupan kambuh,” jelas dia.

Menurut Kartono, Maimunah sudah mengalami kesurupan itu sekitar dua tahun yang lalu. Namun dia tidak pernah mengamuk, hanya berbicara sendiri saja. “Selama ini tak pernah ngamuk, juga sudah sering cari obat alternatif,” tambah dia.

Diberitakan sebelumnya, Warga Dusun Sumberlanas Barat, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, Jember, mendadak geger. Pasalnya, Maimunah (46) warga setempat, tega menggorok leher Nj (6) anak kandungnya sendiri hingga tewas, Jumat 9 Juni 2023 sekitar pukul 02.00 WIB.

Usai melakukan aksi sadisnya itu, Maimunah berusaha bunuh diri. Namun aksinya berhasil digagalkan dan saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
Must Read
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

uluslararası nakliyat uluslararası evden eve nakliyat uluslararası nakliyat uluslararası evden eve nakliyat ev depolama ev eşyası depolama istanbul eşya depolama yurtdışı kargo uluslararası kargo firmaları uluslararası kargo taşımacılığı uluslararası ev taşıma uluslararası eşya taşımacılığı uluslararası ev taşıma uluslararası nakliyat uluslararası evden eve nakliyat
porn