- Advertisement -spot_img
HomeBeranda Kuliner & WisataAsyiknya Berwisata di Juma Lau, Bisa Rafting hingga Glamping Estetik

Asyiknya Berwisata di Juma Lau, Bisa Rafting hingga Glamping Estetik

- Advertisement -spot_img

SIBOLANGIT – Juma Lau dapat jadi pilihan berwisata saat detikers bosan dengan rutinitas kerja di perkotaan. Suasana alam yang asri akan membuat pengunjung dapat merilekskan diri.
Wisata Juma Lau terletak di Desa Kinangkung, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Detikers dapat menempuh perjalanan sejauh 45 km atau selama 1,5 jam dari Kota Medan.

Adapun tiket masuk objek wisata ini, detikers cukup merogoh kocek seharga Rp 20 ribu (dewasa) dan Rp 15 ribu (anak kecil). Sementara bayi ataupun balita tak dikenakan biaya. Harga tiket masuk sudah termasuk biaya parkir.

Nah, begitu selesai dari loket pembayaran, detikers akan disuguhkan tangga turunan yang asri dan estetik. Ada begitu banyak pohon rindang di tiap sisi tangga. Area ini dapat jadi spot foto Instagramable loh, detikers.

Detikers dapat menyusuri spot-spot menarik di Juma Lau. Tak jauh dari area hijau, ada spot pemandian sungai dengan aliran air yang jernih. Para pengunjung dapat bebas bermain air di sekitaran sungai Juma Lau.

Pengunjung yang ingin seru-seruan bermain air dapat ikut rafting dengan merogoh kocek seharga Rp 50 ribu per ban. Detikers dapat berpetualang mengikuti arus sungai bersama teman-teman ataupun keluarga.

Setelah lelah bermain air, detikers dapat mencicipi aneka makanan yang disediakan mulai dari Nasi Juma Lau (nasi kuning, urap, ayam, telur, mie hun, sambal teri kacang, ikan asin) seharga Rp 40 ribuan.

Kemudian ada ikan nila bakar, saus mentega, maupun asam manis seharga Rp 60 ribu yang cukup untuk empat orang, belum termasuk nasi. Ada pula berbagai minuman segar mulai dari es kelapa, es nira, aneka kopi, maupun teh mulai dari harga Rp 10 ribuan.

Pengunjung yang ingin merasakan menginap di Juma Lau, ada paket-paket menarik yang dapat dikunjungi. Diantaranya ada Glamorous camping yang serasa menyatu dengan alam.

Detikers dapat menginap (glamping) seharga Rp 350 ribu per malam atau Rp 450 ribu per malam saat high season.

Sementara itu, untuk camping dengan tenda sendiri detikers cukup membayar Rp 75 ribu (dewasa) dan Rp 45 ribu (anak-anak). Apabila menggunakan tenda Juma Lau, detikers cukup membayar Rp 100 ribu per malam (dewasa) sudah mendapatkan sleeping bag dan sarapan.

Nah, detikers yang ingin bersantai namun tak menginap cukup menyewa pondok Rp 50 ribu per jam saat weekdays atau Rp 200 ribu per tiga jam saat weeekend.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
Must Read
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

uluslararası nakliyat uluslararası evden eve nakliyat uluslararası nakliyat uluslararası evden eve nakliyat ev depolama ev eşyası depolama istanbul eşya depolama yurtdışı kargo uluslararası kargo firmaları uluslararası kargo taşımacılığı uluslararası ev taşıma uluslararası eşya taşımacılığı uluslararası ev taşıma uluslararası nakliyat uluslararası evden eve nakliyat
porn